Tuesday, March 24, 2015

"Gue mau nanya...


...Tolong sebutin tiga hewan yang paling lo suka dan alasannya.
Nomor urut menentukan peringkat how much you like them."

------------------------------------------------------------------------------------


(narsis sikit)

"1. Anjing: karena mereka bisa menghibur hati gue even cuma dengan liat mukanya doang;
2. Kuda: because they look cool gimana gitu hahaha lebih karena pengen bisa naik kuda sih sebenernya;
3. Burung: soalnya mereka enak bisa terbang bebas ke sana kemari hahahaha
Jir, maap yak alasannya cetek abis."

------------------------------------------------------------------------------------

"Udah kegambar sih lo seperti apa. You always pretend to make your best friends and family feel safe and not to worry about you, right? Maksud gue, bukan semua kehidupan lo pretend, tapi lo selaku ingin terlihat baik-baik saja dan bisa menghibur. Ngga bikin orang lain cemas and try to keep everyone's heart happy.

But honestly, they are not looking at you the way you want them to. Mereka liat Jeanne ini bukan periang, tapi lebih ke keren dan bisa menempatkan diri. Mereka sebenernya tau kalo lo tengah berusaha untuk terlihat baik-baik saja, tapi bagusnya lo tau kapan kudu action, kapan biasa aja. Trust me, lo drama, tapi ngga se-drama gue. Ketika lo drama, sebenarnya keluarga lo tau, tapi mereka ngikutin drama lo yang wajar. Halah, gitu pokoknya. Lo itu selalu bisa diandalkan. Lo itu pekerja keras. Such a hard worker, a good friend, sister and daughter.

But sejujurnya, lo juga udah mulai jenuh gitu mulu. Lo ingin bisa explore apa yang lo mau. Bisa dibilang gitu. Iya ngga, sih? That is why you chose bird as your last choice. Tiga hewan di atas itu menggambarkan diri lo yang sebenarnya, percaya apa ngga. Kalau tadi lo bilang ke gue "sorry alasannya dangkal", berarti sebenarnya lo emang ngga suka yang ribet-ribet.

Lo ingin terlihat seperti anjing, yang bisa menenangkan, setia, menghibur dan menyenangkan.

Tapi yang kebanyakan orang liat tentang lo, bukan lo yang seperti anjing, tapi lo yang seperti kuda, gigih, kuat, dapat diandalkan dan keren.

Tapi lo yang sebenarnya adalah lo yang seperti burung. Lo butuh kebebasan. Lo butuh sendirian. Lo butuh mengepakkan sayap dan pergi ke tempat lain untuk belajar kalau hidup itu nggak cuma sekadar menghibur dengan tatapan manja atau berlari keras di pacuan kuda, tapi hidup itu ya sesuatu yang tanpa batas."



Didn't expect that a friend you just met and barely knows you could tell such thing. Semacam mengobrol dengan cenayang, men hahaha. Thanks for your insight, Mr. Lulu. See you when I see you in the next #SambilJalan!
Post a Comment